Kalau jadi orang besar, kamu harus…..

Seorang paranormal bilang ke nyokap gue waktu gue kecil, kalau gue seharusnya tidak hidup lebih dari umur 10 tahun. Keluarga gue adalah keluarga yang cukup percaya hal-hal yang “percaya gak percaya sih”. Dan oleh kepercayaan Cina, gue diharuskan untuk ‘dibeli’ untuk menghindari hal itu. Gue sejujurnya gak begitu ngerti konsepnya. Katanya, gue yang shio naga bentrok sama bokap yang shio anjing, jadinya itu ga bagus untuk gue dan juga bokap. Jadi gue harus dibeli sama yang shio-nya tikus. Yang gue gak ngerti, kenapa sama tikus? Kenapa gak sama yang sama-sama shio naga? (sambil bayangin naga manggil ‘papa’ ke tikus… agak janggal secara ukuran).

Ya akhirnya, gue punya bokap nyokap angkat. Dan ada lagi paranormal lain yang bilang ke nyokap kalau hoki gue gede dan gue jadi orang besar (YES!! gak kecil lagi! you know what I mean). Dan tambahan kalimat itu lebih keren lagi. Katanya juga gue akan jadi orang yang dikenal banyak orang dan saat itu gue akan bisa menghidupi diri gue sendiri, bukan hidup dari uang suami gue. Bener atau kagak bener, aminin aja deh.
Nyokap selalu bilang ke gue untuk berhati-hati. Dalam hal apapun. Dan kadang menyelipkan satu kalimat ini: “Kalau kamu jadi orang besar, kamu harus hati-hati. Banyak godaan. Adaaa aja yang bisa buat kamu jatuh”. Dan gue sekarang baru engeh kalau dia udah ngomong itu dari gue kecil. Sayangnya, gue hanya tahu saja bahwa itu benar, bukan menyadari kalau itu sangat benar. Gue gak pernah bener-bener engeh kalimat itu powerful sampai belakangan ketika hidup gue mengalami perubahan besar.

Beberapa waktu lalu gue pergi ke luar kota. Gue pergi bareng nyokap, dua saudara gue yang tinggal di Hongkong. Ngomong-ngomong soal saudara gue yang dari Hongkong. Itu beneran orang Hongkong. Gue punya sepupu cewe yang asli orang Hongkong-Macau. Gue ketemu sepupu gue itu baru 2 kali. Waktu gue umur 3 tahun dan 3 tahun yang lalu. Berdiri di sebelah dia, gue berasa kalau kami main film. Bedanya, dia bintang film dan gue binatang film.
Gue pergi ke luar kota dan berhenti di tempat-tempat tertentu. Salah satunya di Hotel Seruni. Gue suka banget pemandangan di sana. Pas gue lagi foto-foto, gue mendengar kasak kusuk di deket kolam berenang. Ternyata segerombolan remaja cewe cowo gitu. Pas gue liat ke arah mereka, mereka liat balik. Gue cuek aja. Sampai pas gue mau balik ke mobil sama nyokap dan saudara gue, gue denger satu kalimat dari gerombolan itu: “Iya, kayaknya bener deh yang berani mengubah itu”. Gue gak sempet nengok ke mereka, gue tetep nerusin jalan dan masuk mobil. Di dalem mobil, barulah gue kepikir “jadi mereka recognize gue? apa gue salah denger ye?”. Kalau emang bener gitu, berarti recognition terhadap project gue mayan juga yah. Harus kerja lebih giat nih! =D
Tapi, kalimat nyokap bener-bener akan gue perhatikan lebih lagi mulai saat ini. =)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s