Wish List for the second day of September 2012 =)

Gak terasa sudah bulan Mei. Artinya, tinggal 3 bulan lagi sebelum gue berganti usia. Gue gak mau bilang berulang tahun, karena gue gak mau cuma mengulang tahun saja. Tentu mau merasakan tahun yang dengan pengalaman berbeda lainnya yang luar biasa.
Sejak tahun lalu, gue jadi suka menuliskan keinginan-keinginan gue yang akan terwujud tanggal 2 September. Tahun lalu, gue punya 9 wishes dan setengahnya terkabul, Puji Tuhan. Sekarang, gue mau menulis lagi mumpung masih 3 bulan dan punya waktu untuk wujudin. Siapa tahu juga ada yang berminat bantu gue dalam proses wujudin wishes gue sebagai kado ultah. Ini dia wish list gue =)

1. Laugh all day!
Kenapa tertawa? Karena dengan tertawa gue jadi lebih sehat secara mental dan secara fisik juga. Jadi, gue mau tanggal 2 September nanti gue bisa tertawa seharian. =)

2. Smile For The Future
Waktu gue ultah nanti, Smile For The Future sudah hampir selesai untuk ronde pertamanya. =)

3. I want to give something to people =)
Dulu waktu ultah ke-17, gue berbagi dan bermain-main dengan anak panti asuhan. Gue ingin berbagi sesuatu dengan orang-orang di hari spesial gue. Belum kepikiran bentuknya sih sekarang. =)

Segini aja ah… rasanya udah cukup spesial kok! =D

Bukan Alih Profesi =)

Beberapa orang belakangan sempat bertanya ke gue. Kalimat tanyanya memang bermacam-macam, tapi intinya satu: “Jessot sekarang alih profesi ya jadi stand up comedian?”. Gue bisa bilang… engga, gue ga alih profesi kok. Gue cuma baru menemukan salah satu tools bagus yang semoga bisa menunjang perwujudan mimpi gue. =)

Gue pernah bilang kalau gue itu seorang pemimpi yang beruntung. Mimpi gue untuk menemani orang kesepian dan depresi sedang diwujudkan. Lalu apa kaitannya dengan stand up comedy? Let me tell you how. Stand up comedy memberikan beberapa keuntungan bagi gue yang sedang mewujudkan mimpi tadi. Keuntungan pertama, gue menjadi lebih percaya diri ketika harus menjadi fasilitator training dan salah satu bentuk perwujudan mimpi gue saat ini adalah dalam bentuk training/workshop untuk membentuk social support yang efektif bagi individu depresi. Keuntungan lainnya, gue menjadi seseorang yang jauh lebih mudah menanggapi banyak hal negatif dengan senyum, bahkan tertawa. Keuntungan lain lagi adalah terkait networking… Gue bisa mewujudkan mimpi gue karena awalnya mengenal Pandji, kemudian tahu tentang program yang diprakarsainya, dan akhirnya dengan sedikit keberuntungan gue bisa menjadi salah satu pemenang program tersebut. Ada juga terkait project lainnya yang akan segera gue kerjakan bersama comic (stand up comedian) lain yang masih menunjang mimpi gue tadi.

Continue reading “Bukan Alih Profesi =)”

Satu Hari Menyenangkan =)

Walau gue gak kerja kantoran, tapi jadwal gue 2 bulan ini cukup mencekik leher sejujurnya. Efeknya… gak bete dan gak kesel sih. In fact, I had fun in these 2 months! Tapi, tetep butuh get away sebentar rasanya kadang. Daaan, gue dapet momen getaway itu kemarin di Serpong, bareng keluarga sahabat gue. =)
Jadi ceritanya, gue dan sahabat gue, (Gl)adys, berencana untuk menghabiskan hari Rabu untuk mengerjakan modul Smile For The Future. Gak hanya modul, tapi juga kuesioner asesmen, business plan, presentasi untuk tanggal 4 Maret juga. I thought we would need all day long to take care of those things. Tapi ternyata, kita hanya membutuhkan waktu 3 jam saja. Jadi sisa hari itu kami gunakan secara spontan untuk melakukan hal-hal yang tidak direncanakan sebelumnya. Gue dan Adys, serta 2 orang adik perempuannya (Mandy dan Tata) pergi ke SMS (Sumarecon Mall Serpong) yang jaraknya hanya 20 menit dari rumahnya dengan menggunakan taksi. Begitu masuk taksi, entah kenapa bau dan pemandangan sekitar terasa cukup asing sekaligus familiar… feeling yang sama ketika gue berada di dalam taksi di Singapura. Sampai di SMS, suasananya berbeda dengan mall-mall di Jakarta tentunya. I liked it so much! Sore-sore, jalan di mall yang cukup terbuka. Kami langsung ke loket untuk beli tiket bioskop. Kami berencana nonton The Vow pukul 7 malam. Setelah beli tiket, kami menuju Churreria. Adys dan adiknya ingin mencoba makan (ngemil) di sana. Jadilah kami ke Churreria. Di sana kami berempat cukup santai dan gue jadi lebih kenal Mandy dan Tata. Gak bo’ong! Mandy dan Tata sama gelo-nya sama Adys! XD

Continue reading “Satu Hari Menyenangkan =)”

29 Januari 2012, 22:32 WIB

Kenapa begitu cepat meninggalkan kami?

Mungkin saya bukan keluarga, teman yang sangat dekat.
Tapi, ada suatu hal yang tidak bisa dijelaskan kedekatannya antara guru dan murid.
Terlebih ketika kelas itu begitu kecil dalam hal jumlah.
Ada keinginan melihatnya lagi nanti ketika saya kembali ke sekolah.
Ada keinginan melihatnya di lorong sekolah dan memanggilnya “Frauu!”
Dan mendengarnya memanggil nama kecil saya.
Bercerita tentang banyak hal di hidup saya saat ini. Hanya untuk membuat guru-guru saya bangga pernah mengajar saya. Termasuk beliau.
Ya, keinginan itu masih ada.
Dan keinginan itu yang akan kerap membuat tenggorokan tercekat.
Setidaknya beberapa hari ke depan… atau bahkan minggu, bulan… tahun.

Continue reading “29 Januari 2012, 22:32 WIB”

Hello 2012 & first open mic in 2012

Halloooo 2012!!! =D

Januari udah memasuki hari ke lima-nya dan selama 5 hari itu gue gak absen kerja. Sibuk tapi juga fun tentunya. Sekarang sih fokus utamanya di persiapan training LDK OSIS BPK Seluruh Penabur Jabodetabek bersama AETHRA Learning Centre. =)
Gue sempet mention kayaknya di twitter bahwa gue akan posting tentang sesuatu yang cukup sensitif di awal 2012. Hmm… gue tunda deh. Terlalu awal untuk memulai sesuatu yang sensitif. Gue akan posting tentang isu virginitas. Tulisan itu masih dalam tahap revisi dengan bantuan rekan gue, Rosa Delima, S.Psi. Sedikit prakata, tulisan itu adalah sebuah opini gue tentang virginitas dalam konteks pacaran. Jadi gue akan mengulas hal-hal seperti “gue udah gak virgin dan gue gak berani putus karena hal itu”. Walau itu opini, gue ingin memastikan opini tentang hal yang cukup sensitif itu bisa dibaca oleh semua umur. That’s why gue meminta bantuan rekan gue untuk me-review.
Oke, kita jangan serius-serius dulu ah hehehe. Gue kemarin ini baru aja open mic untuk ketiga kalinya dan di white box lagi (pertama di Atma Jaya, kedua di White box juga). Gue dapet urutan pertama. Pembuka. Meeeen, apes juga ya hahaha. Topik yang gue omongin tentang nyokap, tentang nama, dan tentang lagu. Materi tentang nama belum cukup rapi gue bahas, cuma dikit banget. Tapi yah… gue nyebut satu kata kasar. Sebenernya sih untuk nyambungin dari nyokap ke tentang nama. Cuma, sekarang di twitter sempet agak rame soal gue nyebut itu deh. Buat gue sebenernya, nyebut kata itu ga beda sama gue nyebut anggota tubuh lainnya. Cuma yaaa… kata itu udah keburu dilabel kasar sama masyarakat. Jadi salah siapa? salah gue? salah temen-temen gue? #keberhasilanAADC. Well, menurut Om Sammy udah oke dan tinggal dipoles dikit. Dia juga bilang modal gue sebgai comic cewe kuat. Ini memotivasi gue untuk semakin mempelajari stand up comedy sebagai sebuah seni.

Continue reading “Hello 2012 & first open mic in 2012”

Let’s close the year (Bhinneka Tunggal Tawa) =)

Menutup tahun sudah biasa kita lakukan sebenarnya. Setiap tahunnya. Tapi, khusus tahun ini, gue memilih cara gue sendiri untuk menutupnya.

Seperti yang sudah gue bilang di posting-an sebelumnya (“Mengenang 2011”), gue memulai tahun 2011 dengan emosi-emosi negatif. Gue memilih menutupnya dengan tawa. Untuk bisa menutupnya dengan tawa, gue sudah memulainya sejak berbulan-bulan lalu sebenarnya. Gue ingin gue menyelesaikan semua rasa tidak enak di tahun ini saja. Tidak berlanjut ke 2012. Gue berusaha mencari closure. Closure itu mulai gue temukan ketika gue mulai berkenalan dengan Stand Up Comedy. Stand Up Comedy membawa gue berkenalan dengan banyak hal, seperti yang pernah gue bilang juga di posting-an lainnya.

Continue reading “Let’s close the year (Bhinneka Tunggal Tawa) =)”

Kalau jadi orang besar, kamu harus…..

Seorang paranormal bilang ke nyokap gue waktu gue kecil, kalau gue seharusnya tidak hidup lebih dari umur 10 tahun. Keluarga gue adalah keluarga yang cukup percaya hal-hal yang “percaya gak percaya sih”. Dan oleh kepercayaan Cina, gue diharuskan untuk ‘dibeli’ untuk menghindari hal itu. Gue sejujurnya gak begitu ngerti konsepnya. Katanya, gue yang shio naga bentrok sama bokap yang shio anjing, jadinya itu ga bagus untuk gue dan juga bokap. Jadi gue harus dibeli sama yang shio-nya tikus. Yang gue gak ngerti, kenapa sama tikus? Kenapa gak sama yang sama-sama shio naga? (sambil bayangin naga manggil ‘papa’ ke tikus… agak janggal secara ukuran).

Ya akhirnya, gue punya bokap nyokap angkat. Dan ada lagi paranormal lain yang bilang ke nyokap kalau hoki gue gede dan gue jadi orang besar (YES!! gak kecil lagi! you know what I mean). Dan tambahan kalimat itu lebih keren lagi. Katanya juga gue akan jadi orang yang dikenal banyak orang dan saat itu gue akan bisa menghidupi diri gue sendiri, bukan hidup dari uang suami gue. Bener atau kagak bener, aminin aja deh.
Nyokap selalu bilang ke gue untuk berhati-hati. Dalam hal apapun. Dan kadang menyelipkan satu kalimat ini: “Kalau kamu jadi orang besar, kamu harus hati-hati. Banyak godaan. Adaaa aja yang bisa buat kamu jatuh”. Dan gue sekarang baru engeh kalau dia udah ngomong itu dari gue kecil. Sayangnya, gue hanya tahu saja bahwa itu benar, bukan menyadari kalau itu sangat benar. Gue gak pernah bener-bener engeh kalimat itu powerful sampai belakangan ketika hidup gue mengalami perubahan besar.

Continue reading “Kalau jadi orang besar, kamu harus…..”