Hello 2012 & first open mic in 2012

Halloooo 2012!!! =D

Januari udah memasuki hari ke lima-nya dan selama 5 hari itu gue gak absen kerja. Sibuk tapi juga fun tentunya. Sekarang sih fokus utamanya di persiapan training LDK OSIS BPK Seluruh Penabur Jabodetabek bersama AETHRA Learning Centre. =)
Gue sempet mention kayaknya di twitter bahwa gue akan posting tentang sesuatu yang cukup sensitif di awal 2012. Hmm… gue tunda deh. Terlalu awal untuk memulai sesuatu yang sensitif. Gue akan posting tentang isu virginitas. Tulisan itu masih dalam tahap revisi dengan bantuan rekan gue, Rosa Delima, S.Psi. Sedikit prakata, tulisan itu adalah sebuah opini gue tentang virginitas dalam konteks pacaran. Jadi gue akan mengulas hal-hal seperti “gue udah gak virgin dan gue gak berani putus karena hal itu”. Walau itu opini, gue ingin memastikan opini tentang hal yang cukup sensitif itu bisa dibaca oleh semua umur. That’s why gue meminta bantuan rekan gue untuk me-review.
Oke, kita jangan serius-serius dulu ah hehehe. Gue kemarin ini baru aja open mic untuk ketiga kalinya dan di white box lagi (pertama di Atma Jaya, kedua di White box juga). Gue dapet urutan pertama. Pembuka. Meeeen, apes juga ya hahaha. Topik yang gue omongin tentang nyokap, tentang nama, dan tentang lagu. Materi tentang nama belum cukup rapi gue bahas, cuma dikit banget. Tapi yah… gue nyebut satu kata kasar. Sebenernya sih untuk nyambungin dari nyokap ke tentang nama. Cuma, sekarang di twitter sempet agak rame soal gue nyebut itu deh. Buat gue sebenernya, nyebut kata itu ga beda sama gue nyebut anggota tubuh lainnya. Cuma yaaa… kata itu udah keburu dilabel kasar sama masyarakat. Jadi salah siapa? salah gue? salah temen-temen gue? #keberhasilanAADC. Well, menurut Om Sammy udah oke dan tinggal dipoles dikit. Dia juga bilang modal gue sebgai comic cewe kuat. Ini memotivasi gue untuk semakin mempelajari stand up comedy sebagai sebuah seni.

Continue reading “Hello 2012 & first open mic in 2012”

Let’s close the year (Bhinneka Tunggal Tawa) =)

Menutup tahun sudah biasa kita lakukan sebenarnya. Setiap tahunnya. Tapi, khusus tahun ini, gue memilih cara gue sendiri untuk menutupnya.

Seperti yang sudah gue bilang di posting-an sebelumnya (“Mengenang 2011”), gue memulai tahun 2011 dengan emosi-emosi negatif. Gue memilih menutupnya dengan tawa. Untuk bisa menutupnya dengan tawa, gue sudah memulainya sejak berbulan-bulan lalu sebenarnya. Gue ingin gue menyelesaikan semua rasa tidak enak di tahun ini saja. Tidak berlanjut ke 2012. Gue berusaha mencari closure. Closure itu mulai gue temukan ketika gue mulai berkenalan dengan Stand Up Comedy. Stand Up Comedy membawa gue berkenalan dengan banyak hal, seperti yang pernah gue bilang juga di posting-an lainnya.

Continue reading “Let’s close the year (Bhinneka Tunggal Tawa) =)”

First Open Mic @ Workshop Stand Up Comedy Atma Jaya

Jadiii… tanggal 2 Desember 2011 kemarin akhirnya gue Open Mic di Workshop Stand Up Comedy! =D

Buat yang belum familiar dengan istilah stand up comedy, biar gue jelaskan sedikit sebagai pengantar. Stand Up Comedy sendiri adalah jenis komedi monolog dan jokes-nya orisinil, makanya jadi beda dengan telling jokes. Open Mic adalah sebuah kesempatan di mana comics (para pelaku stand up comedy) mengujicobakan materi-materi mereka (yang biasanya belum selesai tumbuh atau masih bisa dikembangin lagi) yang bisa disebut dengan bits. Open Mic biasanya ada di cafe atau event yang memang dibuka khusus. Kebetulan Workshop di Atma kemarin ini membuka open mic sebagai praktik dari teori yang diajarkan oleh Ernest Prakasa dan Ryan Adriandhy (2 comics yang masuk 3 besar di Stand Up Comedy Kompas TV) di workshop hari pertama.

Continue reading “First Open Mic @ Workshop Stand Up Comedy Atma Jaya”

Kita lihat sajaaa… =)

Besok gue akan mencoba mendalami, belajar lebih banyak lagi tentang stand up comedy.

Jujur, gue sangat excited. Kenapa?

Continue reading “Kita lihat sajaaa… =)”